Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

....

selamat datang di blogger kondang.BLOGGER KONDANG hanyalah SEBUAH NAMA,karena kebingungan milih nama,yaudah jadilah blogger kondang.WALAUPUN TAK SEKONDANG ORANGNYA DAN KEMAMPUAN NYA HEEEE...HE...100XXXXXXXX!!BERBAGI INFORMASI YANG MENARIK DARI BERBAGAI SUMBER.,,TERMASUK DARI BLOG SEBELAH TUH..HEE...!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tampilkan postingan dengan label study. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label study. Tampilkan semua postingan

Inilah Penyakit Yang Bisa Membuat Kita Jenius

Written By bisnis online on Senin, 21 Maret 2011 | 21.24

Inilah Penyakit Yang Bisa Membuat Kita Jenius




Saat tubuh anda bertumbuh dan berkembang, pikiran belajar untuk mengenal dan menyaring berbagai macam objek dan informasi, proses ini disebut dengan Latent Inhibition ato disingkat dengan LI (Indonesia: Inhibisi Laten).

Dalam beberapa kasus, manusia mempunyai kepekaan berlebih terhadap berbagai kondisi lingkungan, seperti bunyi-bunyian, nomor seri telepon genggam di meja anda, atau merek dan tanggal produksi lampu di kamar anda. Kelainan ini disebut dengan Low Latent Inhibition atau LLI.

Tanda-tanda orang yang mengidap LLI:

1. Lebih peka terhadap informasi di sekitar anda:
Anda melihat lebih banyak, mendengar lebih banyak, lebih bau dan merasa lebih melalui kontak sentuhan. Tanpa upaya sadar, pikiran Anda memiliki sebuah asupan informasi yang lebih luas. Setelah menghadapi segala bentuk rangsangan (yang menarik bagi Anda), pikiran Anda secara otomatis mengeksplorasi komponen-komponennya. Jadi anda dapat mendapatkan informasi tentang sesuatu yang terlewatkan oleh orang normal.

2 .Dapat mengetahui kebohongan seseorang:
Anda biasanya mampu melihat kebohongan dan penipuan yang digunakan orang dalam kehidupan sehari-hari.

3. Mampu belajar dengan cepat:
Ketika belajar, Anda dapat membuat perubahan seketika. Anda dapat mempraktekkan pelajaran yang baru saja anda serap, dan mampu membuat koneksi atau asosiasi antara 2 hal atau lebih yang biasanya pada orang normal, tampak seperti tidak berhubungan sama sekali. Mudah memahami penjelasan. Anda melihat informasi latar belakang non-verbal dan ini sering memberikan gambaran yang lebih komprehensif daripada apa yang diucapkan.

4. There is no talking voice in your head:
Anda berpikir secara jernih dengan pikiran sadar anda. Informasi tenggelam sepenuhnya dalam pikiran sadar anda tanpa pengaruh pikiran bawah sadar.

5. Sulit untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran:
Karena pikiran anda sangat teliti dan mendetail tentang hal-hal yang dianggap sepele oleh orang lain, maka anda akan sulit untuk menjelaskannya secara verbal kepada orang lain.

6. Orang lain terlihat bodoh dan membosankan dengan penjelasannya:
Anda akan merasa sebal dan geregetan bila mendengarkan penjelasan orang normal karena dalam pikiran anda, orang tersebut menjelaskan tentang sesuatu yang anda anggap seharusnya sudah dijelaskan beberapa jam sebelumnya. Jadi ibarat, seseorang berbicara masih sampai di poin A, sedangkan pikiran anda sudah mencapai poin P (dalam alfabet).

7. Ilmu pengetahuan adalah sumber ketenangan:
Anda dapat menemukan ketenangan dan ketenteraman dalam mempelajari berbagai hal yang berbau sains.

Orang yang mengidap LLI beresiko mengalami keterbelakangan mental bila orang tersebut tidak memiliki IQ yang cukup untuk memproses segala informasi yang dia dapatkan dari lingkungan sekitarnya.

Sedangkan pengidap LLI yang memiliki IQ tinggi akan menjadi seseorang yang biasa kita sebut..................JENIUS.
 
http://situslakalaka.blogspot.com
zzz
21.24 | 0 komentar

Enam Hal Menakjubkan Yang Terjadi Bila Anda Di Luar Angkasa

Enam Hal Menakjubkan Yang Terjadi Bila Anda Di Luar Angkasa


Ketika air dituang di panci dan direbus, maka air akan mendidih. Namun, Anda pasti tak tahu apa yang terjadi di luar angkasa jika melakukan hal serupa.

Berikut enam kejadian atau hal umum di Bumi yang terjadi tiap hari namun akan menjadi sangat berbeda ketika berada di ‘gravitasi mikro’.

1. Air mendidih dengan gelembung besar
Di Bumi, air mendidih menciptakan ribuan gelembung-gelembung kecil. Di luar angkasa, gelembung berubah menjadi raksasa. Dinamika fluida sangat rumit dan fisikawan tak yakin apa yang akan terjadi saat merebus air dalam gravitasi mikro.

Akhirnya, ujicoba pun dilakukan pada 1992 dan fisikawan memutuskan merebus air di luar angkasa. Menurut NASA, “mempelajari cara cairan mendidih di luar angkasa dapat menghantarkan pada sistem pendinginan efisien untuk pesawat luar angkasa”.

Bahkan, suatu saat hal tersebut bisa digunakan membangun pusat tenaga di stasiun luar angkasa yang menggunakan cahaya matahari untuk merebus cairan dan menghasilkan uap yang kemudian mengubah turbin agar menghasilkan listrik.

2. Api Membulat
Di Bumi, api tampak menjilat-jilat. Hal ini dikarenakan, makin dekat Anda dengan permukaan Bumi, makin banyak molekul udara akibat gravitasi planet yang menariknya. Namun, di luar angkasa, api akan membulat. Hal ini dikarenakan atmosfer makin tipis ketika bergerak secara vertikal dan secara perlahan tekanan makin turun.

Perbedaan tinggi tekanan atmosfer satu sentimeter saja cukup untuk mengubah bentuk api lilin. Perbedaan tekanan ini menyebabkan efek yang disebut konveksi alami. Udara di sekitar api makin tak padat dibanding udara dingin di sekitarnya. Selain itu, makin banyak molekul udara panas dan molekul udara dingin pun menekan api. Alhasil, api membulat.

3. Bakteri tumbuh makin berbahaya
Eksperimen 30 tahun menemukan pertumbuhan koloni bakteri makin cepat di luar angkasa. Misalnya, Astro-E.coli, bakteri ini tumbuh dua kali lebih cepat dan sangat mematikan dibanding saat di Bumi.

Eksperimen pada pertumbuhan salmonella di pesawat luar angkasa Atlantis pada 2007 menunjukkan lingkungan luar angkasa mampu mengubah ekspresi 167 gen bakteri. Perubahan genetik ini membuatsalmonella tiga kali lebih berbahaya dibanding bakteri sama yang tumbuh di Bumi.

Terdapat beberapa hipotesa mengapa bakteri tumbuh subur di ruang angkasa. Sederhananya, bakteri butuh ruang untuk tumbuh di Bumi dimana mereka cenderung menggumpal di bawah perabot makan. Menurut ilmuwan, perubahan ekspresi gen salmonella ini merupakan hasil respon tekanan pada protein Hfq.

Protein tersebut berperan mengontrol ekspresi gen. Seperti dikutip Sciencedaily, gravitasi mikro menekan secara mekanik pada sel bakteri dengan mengubah cara cairan bergerak ke permukaan. Hfq merespon dengan masuk ke dalam ‘mode bertahan’ dan membuat sel makin jahat.

4. Tak bisa bersendawa
Karena tak ada gravitasi, gaya luap yang timbul pun tak ada dan gelembung yang naik dari minuman berkarbonasi di luar angkasa pun tidak terjadi. Artinya, gelembung karbon dioksida akan stagnan dalam soda dan bir, bahkan perut astronot. Tentunya, tanpa gravitasi, astronot tak akan bisa bersendawa.

5. Mawar yang sama tapi berbau beda
Bunga menghasilkan zat aromatik ketika tumbuh di luar angkasa dan baunya pun berbeda. Hal ini dikarenakan minyak volatil yang dihasilkan tanaman sangat kuat dipengaruhi faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban dan usia bunga. Namun sangat mengejutkan gravitasi mikro bisa mempengaruhi produksi minyak itu.

Wewangian ‘dari luar dunia’ ini dihasilkan oleh beragam mawar yang disebut Overnight Scentsation yang terbang di pesawat luar angkasa Discovery pada 1998 yang kemudian dianalisa dan direplikasi serta digabung dalam ‘Zen,’ parfum yang dijual oleh perusahaan Jepang Shiseido.

6. Berkeringat lebih banyak
Seperti pada konteks api lilin, gravitasi nol artinya tak ada konveksi alami. Artinya, panas tubuh tak sampai ke kulit dan membuat tubuh secara konstan berkeringat untuk mendinginkan diri. Lebih buruk lagi, aliran stabil keringat ini tak menetes atau menguap melainkan menumpuk di tubuh.
zzz
20.17 | 0 komentar

SuperMoon Secara Berturut-turut Terbukti Menimbulkan Bencana Bagi Bumi ?

SuperMoon Secara Berturut-turut Terbukti Menimbulkan Bencana Bagi Bumi ?



Peristiwa 19 Maret, sering dikenal dengan nama 'lunar perigee' dan Bulan Super, menjadi saat yang dinanti mengingat bulan berada di garis lurus sepanjang 22.561 mil dari Bumi, jarak terdekat dengan planet ketiga dari Matahari ini.

Media internet telah dibanjiri ilmuwan amatir dengan pola pikir konspirasi yang terus menerus memberi peringatan bahwa Bulan Super akan mengganggu pola iklim bumi serta menyebabkan gempa bumi dan aktivitas gunung berapi yang membahayakan masyarakat. Bulan Super pernah terjadi pada 1955, 1974, 1992 dan 2005.

Yang menarik, di tahun-tahun tersebut terjadi peristiwa cuaca ekstrim. Sejumlah bencana besar di Bumi berturut turut terbukti terjadi saat fenomena supermoon atau saat jarak antara Bumi dan Bulan dekat. Misalnya:
- badai New England pada 1938,
- banjir di Lembah Hunter pada 1955.
- bencana angin siklon Tracy yang menyapu Darwin Australia di tahun 1974
- tsunami Aceh 2004 yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa terjadi dua minggu sebelum supermoon 2005.
- yang terbaru adalah gempa 8,9 SR di Jepang yang menimbulkan tsunami setinggi 10 meter terjadi persis satu minggu sebelum SuperMoon

Karena belum ada cukup data yang mengarah pada teori konspirasi, maka gempa di Jepang masih belum dapat terbaca, murni bencana alamkah?, atau ada konspirasi dibalik tragedi gempa Jepang yang niscaya hanya dapat dilakukan oleh Umat Yang Ditakdirkan Paling Pandai Di Muka Bumi, yang memanfaatkan momen supermoon untuk melancarkan aksinya.

Namun, menurut mereka dimungkinkan ada suatu korelasi antara gempa bumi berskala besar di dekat katulistiwa dan kondisi bulan. "Analoginya seperti pasang surut air laut, pergerakan bumi akibat gravitasi bulan bisa memicu gempa bumi."

wallahu a'lam bishshowab
zzz
20.14 | 0 komentar
~ Ebook Best Seller Indonesia ~
dvd
dvd
Metode Solusi Pria

Rahasia Payudara

Peninggi Badan

~bisnis online ~
smuo
Rahasia Blogging
rumus bikin duit
Cara Memikat Wanita
.
Metode Suami Perkasa
.
Ebook Kamasutra
.